Membaca hening adalah salah satu bentuk kegiatan literasi di SMPN 7 Bontang. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Selasa pagi setelah Kegiatan Tadarus Al Qur'an ini dilakukan oleh seluruh siswa di Aula Terbuka SMPN 7 Bontang. Siswa diwajibkan membawa buku bacaan sendiri dari rumah, berupa Novel, Koran, Artikel, Buku Biografi dan lainya. Bagi yang tidak membawa bisa meminjam buku di perpustakaan atau membaca koran yang disediakan tim literasi sekolah.
Dengan didampingi beberapa guru, siswa diberikan waktu 10 hingga 15 menit membaca dengan diiringi musik Oxytron (Healing Instrumental) yang membantu mereka fokus dalam membaca.
Setelah membaca mereka diberi kesempatan untuk mengulas apa yang telah dibaca. Tiga perwakilan siswa/siswi yang dipilih secara acak atau mengajukan diri berani maju untuk tampil berbicara mengulas hasil bacaannya. Hal ini sangat bermanfaat untuk melatih kepercayaan diri mereka dan sekaligus mendapatkan engalaman berharga untuk bisa mempraktikan publik speaking di depan teman-temannya.
Bagi siswa yang berani maju untuk mengulas diberikan reward dari Perpustakaan Sekolah hal ini dimaksudkan untuk memotivasi siswa berani tampil dan berbicara di depan umum.
Kegiatan Literasi seperti ini merupakan pembiasaan bagi siswa untuk gemar membaca dan mendapatkan pengetahuan dan banyak hal dari kebiasaan tersebut. Diharapkan ke depan berbagai variasi kegiatan dari program Gerakan Literasi Sekolah ini menjadikan siswa-siswi SMP Negeri 7 Bontang menjadi lebih literat karena cinta buku dan gemar membaca. (RH007/Susie/Mien)
Dengan didampingi beberapa guru, siswa diberikan waktu 10 hingga 15 menit membaca dengan diiringi musik Oxytron (Healing Instrumental) yang membantu mereka fokus dalam membaca.
Setelah membaca mereka diberi kesempatan untuk mengulas apa yang telah dibaca. Tiga perwakilan siswa/siswi yang dipilih secara acak atau mengajukan diri berani maju untuk tampil berbicara mengulas hasil bacaannya. Hal ini sangat bermanfaat untuk melatih kepercayaan diri mereka dan sekaligus mendapatkan engalaman berharga untuk bisa mempraktikan publik speaking di depan teman-temannya.
Bagi siswa yang berani maju untuk mengulas diberikan reward dari Perpustakaan Sekolah hal ini dimaksudkan untuk memotivasi siswa berani tampil dan berbicara di depan umum.
Kegiatan Literasi seperti ini merupakan pembiasaan bagi siswa untuk gemar membaca dan mendapatkan pengetahuan dan banyak hal dari kebiasaan tersebut. Diharapkan ke depan berbagai variasi kegiatan dari program Gerakan Literasi Sekolah ini menjadikan siswa-siswi SMP Negeri 7 Bontang menjadi lebih literat karena cinta buku dan gemar membaca. (RH007/Susie/Mien)

